Melakukan sesuatu tanpa target ternyata berat. Seperti halnya menulis di blog ini. Menulis tanpa tahu sebenarnya apa yang hendak dicapai. Dulu, blog digunakan untuk berbagi cerita, belajar merangkai kata, kalimat, menjadi suatu kisah yang layak dibaca oleh orang lain. Sekarang setiap kata dan kalimat mulai dibajak oleh facebook atau twitter. Hanya menyisakan lahan kosong di halaman blog. Bingung mau berbagi apa.
Blog bisa juga digunakan untuk menjual sesuatu. Apa saja bisa. Tapi social media dan ecomerce juga mulai mengambil alih. Jual baju, sepatu, apa aja di facebook. Menyisakan blog - blog yang hanya berisi beberapa post yang tidak ada respon saat artikelnya mendapat komentar. Sepi.
Blog bisa juga jadi lahan cari uang. Adsense, adsen - adsenan lokal, dan beberapa sistem cari duit lain yang banyak beredar di internet. Blog terus update, entah nulis sendiri atau kopas, yang penting update. Ada yang blognya bahkan tidak bisa terbaca saking kacau balau isinya, tapi sekali lagi. Update selalu.
Blog overload. Blog jadi luar biasa banyaknya, dan banyak yang tidak penting, seperti halnya blog ini. Untung blog ini nggak ramai, jadi meski isinya nggak karu - karuan, tidak ada yang melempar tomat busuk.
