4

Format Iklan Internet Masa Depan

{ , , }
Pernahkah anda bertanya - tanya mengapa iklan baris google lebih menarik dibanding iklan gambar/flash yahoo? Jawabannya ada di koneksi internet anda sekalian. Pada saat itu (mungkin hingga saat ini) iklan gambar adalah beban karena berat secara relatif mengacu ke kemampuan koneksi rata - rata pengguna internet. Kelebihannya iklan Google cuma satu. Enteng.

Pada dasarnya saat transfer data itu bukan hambatan, sebuah informasi jika ditilik menarik atau tidaknya justru jadi terbalik. Kita bandingkan dengan iklan konvensional saja, maka yang paling menarik adalah iklan video, kemudian gambar, baru iklan text. Dilihat dari tarifnyapun bisa langsung kelihatan mana yang lebih mahal.


Iklan itu menarik karena 2 hal. Pertama konteks iklannya, kedua adalah art dari iklan itu sendiri. Dilihat dari konteksnya, ketiganya sama - sama mendeliver informasi pengiklan, namun dari sisi artnya, media video/gambar bergerak jauh lebih kaya.

Dengan makin majunya teknologi, koneksi jadi makin cepat, dan bukan tidak mungkin dalam 3-5 tahun ke depan koneksi broadband yang murah sudah ada di mana - mana. Lantas bagaimana dengan keunggulan Google? Kalau Google tetap fokus hanya ke iklan baris, mungkin saja ia akan ketinggalan jaman. Ia bisa saja dikejar lagi oleh yahoo (yang saat ini tidak terlalu menarik karena iklan gambarnya)

Saya membayangkan apa jadinya jika iklan - iklan tv yang menarik dan lucu - lucu itu bisa dengan mudah tayang di internet. WoW. Pasti hilang obrolan kita di internet yang bilang, "Dah pada liat iklannya Oalah..Agus Three di TV?" berganti, "Liat iklan Three di Yahoo ga?, iseng tadi ngeklik eh ternyata lucu lho..."

Itu harapan masa depan. Dengan adanya iklan video/gambar, selain lebih menarik, maka akan lebih banyak lagi ahli - ahli desain/ director yang dapat pekerjaan, dan tentunya dunia desain akan lebih berkembang. Untuk tahap perkenalan, bisa saja sebenarnya Google atau Yahoo mulai mengaplikasikannya sekarang, dengan memberikan pilihan buat pengguna tentunya agar pengguna yang koneksinya lambat atau terbeban bandwidth bisa memilih untuk tidak menerima iklan jenis tersebut.

Koneksi ke depan akan makin cepat dan makin baik. Itu sudah pasti. Nah, mulai dari saat inilah kita seharusnya sudah punya prediksi ke depan. Ide - ide kecil bisa saja jadi peluang.
1

RSS atau Feed Blogger Blogspot

{ }
Banyak sekali manfaat adanya feed RSS. Disamping bisa digunakan untuk berlangganan tulisan/berita dari blog/situs favorit kita, RSS juga bisa digunakan untuk memantau komentar, jadi kita bisa melihat apakah komentar kita di suatu blog sudah mendapat balasan atau belum.

Berikut ini feed RSS untuk poside.blogspot :


Feed Post
HTTP://poside.blogspot.com/atom.xml
HTTP://poside.blogspot.com/rss.xml
HTTP://poside.blogspot.com/feeds/posts/[TYPE]
HTTP://beta.blogger.com/feeds/[ID BLOG]/posts/[TYPE]

Karena feed sudah diredirect ke feedburner, maka lebih baik langsung ke alamat feedburnernya, yaitu :
http://feeds2.feedburner.com/BudiTyas

Feed Komentar
HTTP://poside.blogspot.com/feeds/comments/[TYPE]
HTTP://beta.blogger.com/feeds/[ID BLOG]/comments/[TYPE]

Feed Komentar Per-Post
HTTP://poside.blogspot.com/feeds/[ID POST]/comments/[TYPE]
HTTP://beta.blogger.com/feeds/[ID BLOG]/[ID POST]/comments/[TYPE]

Label Feed
HTTP://beta.blogger.com/feeds/[ID BLOG]/posts/[TYPE]/-/[LABEL]

Keterangan
[ID BLOG] = Identitas dari Blog
[ID POST] = Identitas dari Posting
[TYPE] = Pilihannya "Summary" atau "Full" (tanpa tanda kutip)
[LABEL] = Nama Label (Kategori) atau tag

Untuk ID post, anda bisa lihat di bagian paling bawah dimana ada tulisan "Subscribe to: Post Comments (Atom)", nah, itu tinggal klik kanan dan lihat propertinya. Akan terlihat ID POST dalam bentuk angka yang lumayan panjang.

Kalau anda berminat untuk memantau blogger blogspot yang lain, anda bisa ganti poside dengan blog yang anda ingin pantau. Andapun bisa memantau perkembangan tulisan blog lain dengan membuat semacam widget seperti yang tampil di samping kanan blog ini. Lumayan kan, mengunjungi blog - blog rekan jadi jauh lebih mudah dan terjadwal dan langsung dari blog anda tanpa harus menggunakan feed reader tertentu.
0

RSS Kompas : Tidak Valid

{ , }
Hari ini iseng - iseng nambah blog dengan RSS dari situs berita nasional ternama. RSS tersebut dipilah berdasar kategori dan dilist otomatis urut dimana berita terbaru terlist paling atas.

Hampir semua RSS berfungsi dengan baik, dalam arti, semua data yang tampil memang sesuai dengan kategorinya, sampai akhirnya ketemu dengan RSS Kompas kategori olahraga. Saat tampil yang keluar adalah berita entertainment. Loh, kok bisa???


Usut punya usut, ternyata RSS tersebut memang disisipi berita entertaintment, semacam advertorial dari club - club malam. Setelah saya buka urutannya, berita tentang club malam tersebut ada beberapa biji diantara list berita olahraga yang ditampilkan saat itu. O alah kompas,..kompas. Kok ya sigitunya itu lho cara jualannya. Sampai - sampai kategori tercampur aduk demi iklan.

Setelah saya lihat - lihat, Widget RSS ternyata bermanfaat juga.
Pertama : Tidak repot membuka seluruh halaman situs berita tersebut untuk mengetahui berita terbaru, jadi hemat bandwidth.
Kedua : Nggak perlu lihat iklan yang berjejal karena link langsung menuju ke sasaran, tidak perlu parkir dulu di halaman utama.
Ketiga : Tahu kecepatan update berita dari situs - situs ternama plus kualitasnya.
Keempat : Blog saya jadi tambah keren.. *halah*

Demikian sekilas info hari ini.

Oh, jangan lupa. Kalau anda butuh alamat RSS berita selengkapnya, silahkan tengok Daftar RSS Feed Situs Berita Indonesia


1

Menjual : Antara Strategi, Taktik, dan Teknis

{ , }
Produk apapun pada akhirnya mengalami tahap penjualan, perpindahan kepemilikan, dan berujung pendapatan bagi produsen. Secara garis besar, proses penetrasi produk ke pasar bisa dilihat dalam beberapa lingkup pemikiran, yaitu tataran strategi, taktik, dan teknis.

  • Strategi : Merupakan sebuah garis besar suatu konsep pemasaran. Strategi dirancang oleh eksekutif untuk selanjutnya ditindak lanjuti dan diterapkan oleh team pemasar yang ada di lapangan.
  • Taktik : Merupakan strategi dalam lingkup yang lebih kecil dimana penerapannya disesuaikan dengan situasi & kondisi yang ada di lapangan.
  • Teknis : Adalah tata cara eksekusi oleh ujung tombak di lapangan. Cara menawarkan, cara pendekatan, dan hal - hal yang bersifat individual personal bisa dibilang sebagai hal - hal yang sifatnya teknis.

Sekedar contoh saja, misalkan saja saya memiliki sebuah produk handphone Indo-China, mereknya Indonesia, buatan asli China. Untuk pemasaran, bagaimana kira - kira langkah - langkah pemikirannya?


Berfikir Strategi
Ada 2 pilihan, melalui sistem distribusi/indirect atau sistem direct selling(bisa keduanya, tapi tetap ada 1 yang jadi fokus utama). Kalau sistem distribusi, maka produk didistribusikan oleh sales ke konter - konter dengan resiko sedikit konter yang berani ambil stok. Selain itu, diperlukan advertising massal untuk menciptakan awareness dan mengundang masyarakat untuk sekedar kenal, mau liat - liat, dan coba - coba produk di konter - konter, untuk kemudian diharapkan mau membeli. Margin konter harus cukup besar agar mereka mau jualan/mempromosikan produk dan harga harus dijaga melalui iklan dengan harga CBP yang jelas. Untuk sebuah produk baru, resiko 'uang hilang' di advertising sangat besar untuk membuat orang2 mengenal,melihat,mencoba, dan membeli. Strategi distribusi bisa dibilang perang antar top managemen dimana otak pimpinan wajib bekerja keras mengatur strategi secara garis besar untuk lancarnya pemasaran.

Strategi kedua adalah sistem direct selling. Produk ditawarkan langsung ke konsumen dengan publikasi minimal, hanya brosur saja misalnya. Butuh sales handal untuk pelaksanaannya. Karena butuh SDM handal, maka dibutuhkan training regular dan team HRD yang solid untuk rekruitmen sales handal. Sistem pembayaran pekerja dibuat variabel sehingga expense untuk gaji sebanding dengan jumlah penjualan. Direct selling sangat mengandalkan tenaga lapangan. Berhasil tidaknya benar - benar tergantung pekerja lapangan karena hanya pekerja lapanganlah yang murni langsung kontak dengan konsumen untuk membuat konsumen mengenal, melihat, mencoba, dan membeli.

Nah, pura - puranya, karena dana operasional saya pas - pasan, maka saya ambil strategi kedua, yaitu direct selling. Sekarang kita lihat area pemasaran.

Memikirkan Taktik
Sebelumnya digunakan taktik rekruitmen tenaga kerja dengan gaji besar untuk menarik sales yang bagus, dan memang margin produk diset cukup besar. Untuk wilayah Yogyakarta, karena kotanya cukup padat, maka penjualan dilakukan dengan sistem swarm. Pintu ke pintu, kantor ke kantor, dengan rapat, reguler. Taktik tersebut dilaksanakan untuk mengcover area padat dengan efektifitas tinggi. Taktik perlu disusun karena ada strategi yang perlu ditindak lanjuti.

Detil di Teknis
Dari sisi teknis, sales diajari untuk tahu betul keunggulan produk. Tawarkan produk ke calon konsumen dengan menunjukkan pemutar musik yang mudah dengan suara bagus, muat banyak, bisa muter 3gp dll. Cara membujuk, menggiring, dan closing diajarkan dan terus - menerus dilatih dan ditingkatkan untuk target market yang dituju sehingga mendukung taktik yang dijalankan. Sales dengan skill yang bagus, mendukung taktik yang dijalankan, akan memberikan hasil maksimal.

Nah, demikian kira - kira sistem flow aliran produk dari produsen ke konsumen jika ditilik dari strategi, taktik, dan teknisnya, dimana diturunkan dari startegi awal yaitu direct selling. Ada minat untuk membahas yang indirect?

*Seperti biasanya, Pos Ide tidak menulis berdasar referensi. Believe it or not, mari didiskusikan kalau ada yang berminat. Tengkyu...
2

Kampanye Politik yang Bermanfaat

{ , }
Di masa kampanye seperti ini, banyak kita temui poster dan baliho caleg/partai bertebaran di mana - mana. Jika cuma satu dua mungkin ada efeknya untuk lebih dikenal masyarakat, tapi jika sudah sedemikian banyak, nampaknya uang yang dihambur - hamburkan lebih ke sebuah kesia - siaan.

Sekedar nampang itu tidak cukup. Harus ada nilai tambah yang bisa menimbulkan rasa ketertarikan dan simpati. Pertanyaannya kemudian, adakah kemungkinan langkah nyata untuk melakukannya? Ada. Misalkan saja seperti ini.


Membantu packaging industri kecil
Industri kecil seperti keripik singkong, sale pisang kering, dan semacamnya membutuhkan biaya pengemasan. Produk tersebut terdistribusi ke warung - warung, dipajang, dan dibeli konsumen. Membantu dalam hal biaya pengemasan dengan dibumbui foto caleg atau logo partai tentunya adalah sebuah simbiosis mutualisma yang menarik.

Branding gerobak makanan
Bakso, Sate, dan penjual makanan dengan gerobak dorong adalah sarana strategis menciptakan awarenes. Disamping tidak mahal, gerobak yang keluar masuk kampung mampu memberikan awarenes yang lumayan. Lebih baik memberi rejeki mereka daripada memajang poster tumpang tindih di jalan - jalan.

Branding Becak
Branding 1 becak lebih efektif daripada memberikan kaos ke 20 tukang becak. Kaos itu bisa dipakai bisa tidak. Jika rusak kemungkinan besar hanya jadi gombal. Branding becak lebih awet, selalu dipakai, dan kemungkinan digantinya kecil karena mengecat butuh biaya.

Tentunya ada banyak lagi cara yang bisa diterapkan, tapi sementara itu dulu. Sekedar kritik untuk team kampanye agar mengutamakan manfaat setiap kali mengeluarkan uang untuk kampanye. Sedikit lebih kreatif, jangan sekedar ikut - ikutan dengan cara - cara standar. Sistem kunjungan ke kampung - kampung, makan - makan, amplop, adalah cara lama yang seharusnya mulai ditinggalkan. Partai saat ini terlalu banyak, berbeda dengan era orde baru. Masih ada cara - cara lain yang mampu memberikan nilai tambah tanpa harus mengeluarkan biaya berlimpah. Produk yang terdistribusi atau "manusia" yang terdisribusi (keliling sana - sini) adalah duta - duta promosi yang efektif dan layak diajak bekerjasama.

Btw, anda sendiri punya ide bagus untuk kampanye partai/caleg?
3

Antara Ide dan Referensi

{ }
Akhir - akhir ini, dengan makin mudahnya transfer ilmu dan informasi, dunia berubah dari model pengalaman membangun teori menjadi teori membangun pengalaman. Sebuah referensi dan pemikiran orang lain yang berstempel profesional, pakar, atau ahli, menjadi penting untuk mengutarakan pendapat pribadi dalam konteks keilmuan.

Sebenarnya tidak salah, hanya saja menurut saya proporsinya makin tidak berimbang. Berabad lalu, pemikiran - pemikiran bagus dan revolusioner tumbuh berkembang dalam situasi transfer informasi yang kurang begitu bagus. Antar ahli saling bertukar informasi hanya melalui korespondensi surat menyurat, atau melalui tulisan di surat kabar. Tidak sebaik saat ini dimana tinggal klik, informasi bertebaran di mana - mana.

Minim referensi sebenarnya juga bukan hal yang buruk. Dalam kondisi demikian, orang dituntut untuk menciptakan ide - ide segar yang bersumber pada kejadian nyata di sekitarnya. Pengalaman dan ide dalam menyelesaikan masalah memberikan kontribusi besar dalam ilmu pengetahuan.

Dalam era modern ini, tanpa terasa informasi telah menggiring kita ke mainstream kemajuan, dalam arti, kemajuan terpolakan secara komunitas dan mengeliminasi serpih - serpih ide yang sebenarnya bisa jadi adalah sumber wawasan baru. Dalam era modern, pemikiranpun merupakan sebuah trend.

Mengeliminasi referensi dan lebih berfokus pada pemikiran sendiri dalam membangun realitas bisa dibilang kembali ke era lampau yang minim informasi, namun di saat yang sama, bisa menjadi perkembangan pecahan yang boleh jadi membentuk group pengetahuan khas dan penyelesai masalah yang baru.

Btw, preferensi orang berbeda - beda, namun saya memilih untuk meminimalisir cuplikan kata dari pakar dan meminimalisir link sumber bacaan. Semua yang ada di sini sebagian besar bersumber dari melihat kondisi real plus analisa pribadi plus ide pribadi.

Kualitas ide bisa bagus bisa buruk, tapi setidaknya, originalitas tanpa terpengaruh referensi bisa menjadi hal baru untuk difikirkan.
2

Samsung W7900 The Show dan Potensinya

{ }
Lupakan dulu tentang persaingan iPhone vs Blackberry di Indonesia yang paling - paling hanya akan digunakan 'beberapa ratus ribu' orang saja. Kita ganti dengan potensi yang lebih besar yaitu jutaan, atau mungkin saja, puluhan juta orang.

Yang saya maksud adalah ponsel proyektor pertama di dunia besutan Samsung, W7900 alias The Show. Sebelumnya, Samsung sempat memperkenalkan prototipe ponsel inovatifnya tersebut di event Consumer Electronics Show beberapa minggu lalu.

Samsung memaparkan informasi detail tentang ponsel proyektornya. Samsung W7900 hadir dengan layar OLED 3,2 inci yang mengantarkan resolusi sebesar 240x400 piksel. Di samping itu, The Show juga dilengkapi kamera berkemampuan 5 megapiksel ditambah TV tuner digital yang sudah terintegrasi. Dengan begitu, user dimungkinkan untuk merekam berbagai program acara di TV. Vendor ponsel yang kini menempati posisi terbesar kedua di dunia itu menyisipkan sebuah piranti terpenting, yaitu proyektor digital (DLP) yang mampu menampilkan visualisasi tajam dan terang hingga 50 inci.

Bisa anda bayangkan seberapa besar potensinya? Yang jelas, bisa saja TV konvensional tergerus tergantikan HP berproyektor. Anda yang doyan menonton film pun bisa memanfaatkan HP ini. Berapa banyak file .3gp tersimpan di HP anda? Hayo ngaku (^_^).

Dengan potensi sedemikian besar, bisa jadi inovasi iPhone, Blackberry, ataupun Palm Pre tidak sebanding dengan nilai tambah yang diberikan oleh Samsung. Ini sekedar awal, bisa saja perkembangan teknologi satu ini akan makin heboh lagi di masa depan.

4

Branding Website : Pernik Template

{ , }
Setelah beberapa hari otak atik template blog, jadi kepikiran tentang branding website via elemen - elemen/ pernik - pernik web. Singkat kata singkat cerita gini :

Ngedandanin blog kan kadang harus nyari - nyari theme nih. Banyak di internet yang pada ngasih theme gratisan. Ada sebagian yang dikasih hanya kodenya aja, ada yang dikasih berikut elemen - elemen penyusunnya (mungkin biar di host sendiri maksudnya biar si empunya theme hemat bandwidth)

Yang ngasih theme hanya kodenya (klo blogspot ya .xml nya), biasanya icon list ato pernik2 mungil lain di host di server gratis dgn alamat yg nggak permanen. Alamat nggak permanen ini filenya nggak bisa 'ditimpa' atau di replace. Kalaupun dihapus lantas upload lagi dgn filename yg sama, alamatnya bisa jadi berbeda.

Para pembuat theme ini nampaknya memang murni membuat theme demi datangnya traffic. Lha lantas gimana biar ada nilai tambahnya untuk si pembuat theme? Nah ini yang jadi pikiran saya.

Kalo saya jadi pembuat theme, maka yang saya lakukan kayak gini :
1. Buat theme yang cantik, banyak pernik - pernik pendukungnya dlm bentuk image. Entah itu icon list, atau ikon judul posting, dll. Yg penting loading tidak terlalu berat, standar aja.

2. Saya simpan pernik2 tersebut di server dengan alamat yang fix, permanen. Kalo yang gratis ya geocities misalnya. Lebih baik lagi klo server berbayar.

3. Saya kasih kode theme dalam bentuk kodenya aja, jadi loading pernik tetap dari server saya.

4. Saya sebarkan gratis seperti umumnya para pembuat theme.

Nah setelah itu tinggal tunggu waktu aja theme itu dipakai banyak orang. Makin OK yang pakai tentu makin banyak. Biasanya orang malas buat download pernik2 tsb satu persatu untuk di host sendiri, asalkan theme dipasang dah oke ya udah. Jarang yang mo ribet kecuali emang theme addict.

Nah, sekarang menciptakan awarenes dan kesadaran branding bisa lewat pernik - pernik tadi. Misalkan aja setiap 2 hari sekali selama 6 jam pernik di alamat yg fix tadi kita replace dengan elemen lain. Gimana akibatnya?

Contohnya aja icon list bulet ijo kayak di samping blog saya itu tuh. Gimana misalnya kalo sewaktu - waktu tahu - tahu jadi logo Toyota atau Pertamina misalnya. Selama ukurannya sama dan tidak terlalu menganggu saya pikir tidak masalah. Pengguna template tdk akan terlalu keberatan. Apalagi jika hanya sewaktu - waktu saja. Itu kalo si empunya blog menyadari (klo sampe sadar berarti aware replace ikon sukses), misal yg sadar cuma pengunjungnya aja, ya tetap sukses juga (maksa,hehe..)

Nah sekarang kita coba pelajari :
1. Lebih atraktif & lebih menimbulkan awarenes mana icon mungil yang berganti tanpa terduga dibanding banner gedhe tapi itu2 aja? Setahu saya sih apa - apa yang mudah diduga lebih mudah untuk diabaikan ;)

2. Berapa mahal sih biayanya untuk icon semungil itu? Kayaknya tetep masih murah deh, apalagi kalo hostingnya gratis.

3. Potensinya? Misalkan ada 100an orang yg pake theme tsb n tiap blog dikunjungi 100 orang, ya potensinya 10 ribuan view lah. Klo ikon list yg berulang muncul tiap baris di sidebar, pasti cukup meriah dan mengena. Lumayan kan? Itu baru icon mungil. Blom yang lain.

Nah, itu sekilas pelajaran yang saya dapat selama otak atik theme. Bagi saya, branding itu bisa disebut branding kalo yang kena tuh web/blog orang lain dimana identitas brand kita tampil di situ. Klo brand kita terpampang hanya di situs kita aja ya kayak Spanduk IM3nya Indosat dipajang hanya di kantor Indosat sendiri. Sama juga bo'ong ;)
 
poside by budityas |n|e