23

Top Coffee vs Fresco, Wings vs Kapal Api

{ , , , }
Beberapa minggu terakhir mungkin jadi hari - hari yang sibuk untuk mereka yang bekerja di PT Santos Jaya Abadi, produsen kopi kapal api, kopi ABC, Goodday, Grande, dan Fresco. Kompetitor kelas berat masuk ke lahan bisnis mereka. Wings, masuk ke pasaran kopi dengan membawa brand Top Coffee, yang iklannya gencar, tidak kalah dengan penetrasi produknya.
1

4 Pemain Sepak Bola Terbaik Sepanjang Sejarah

{ }

Iseng - iseng saya nonton video pemain - pemain bola favorit saya di youtube, dan akhirnya saya iseng - iseng membuat list urutan pemain sepakbola terbaik,.. relatif menurut saya tentunya, hehe...

1. Pele
Seorang pemain yang membuat pemain - pemain hebat lain di masanya seakan tidak punya makna. Kemampuannya jauh di atas pemain - pemain lain. Seulet Maradona dalam mengolah bola, seexplosif Ronaldo dalam menerobos pertahanan lawan, dan sekreatif Messi dalam eksekusi di depan gawang. Ditambah lagi, pemain satu ini dilengkapi dengan tendangan yang keras dan akurat. Pele seakan tanpa kelemahan. Setiap era selalu ada pemain hebat yang kemudian dibandingkan dengan pemain satu ini, namun setiap kali era itu terlewat, hanya Pele yang akhirnya tetap diingat. Pesepakbola no 1 di dunia.
7

Ngutang Disana, Belanja Di Sini

{ , }
Beberapa waktu lalu toko saya sempat mendapat pelanggan - pelangan dengan nilai belanja lumayan banyak. Mereka adalah sales freelance yang nampaknya sudah punya banyak pengalaman. Semua lebih senior daripada saya.

Satu, dua, tiga, terus bertambah sampai akhirnya ada seorang 'bandar' datang dan mengeluh pada saya. Dia juga seorang pedagang dan punya sales lumayan banyak. Sales - sales itu mengambil barang darinya dengan sistem tempo alias bayar belakang alias utang. Setoran jeda berapa hari dari saat pengambilan. Akhir - akhir ini, salesnya mulai molor dalam membayar. Satu, dua, dan makin banyak yang molor.

Ternyata sodara2, duit yang harusnya buat setoran itu dibelanjakan di tempat saya. Harga lebih murah karena saya main cash. Sekali dia ambil produk dari juragan tempo, hasil jualannya dibelanjakan di tempat saya beberapa kali. Otomatis setoran mereka molor. Pantas aja saat juragannya mampir tempat saya, beberapa sales pada ribut pingin cepat2 kabur...haha, ternyata...
1

Sales yang Anti SMS

{ , , }
Ada seorang pelanggan saya yang unik. Setiap kali dia datang ke toko untuk membeli produk dan produk yang dicari sedang kosong, dia minta untuk dikasih kabar jika produknya sudah ada. Seperti yang dia minta, saat produk yang dicari itu datang, saya langsung mengirim SMS untuk memberi tahu sales tersebut. Uniknya, jam berapapun saya SMS, dia selalu membalasnya di sore atau malam hari. Tadinya sih saya tidak terlalu memperhatikan, tapi karena sering, saya jadi penasaran juga. Masak sampai demikian sibuknya sampai membalas SMS saja tidak sempat, begitu tadinya pikir saya. Usut punya usut, dari sesama sales yang kenal dengan dia akhirnya saya baru tahu kalau si sales unik itu ternyata buta huruf. Ya, tipe pedagang yang tahu angka tapi nggak tahu huruf. Jadi tiap kali saya kirimi SMS, yang bacain adalah istrinya sepulang ia kerja. Pantes balesnya lama...hehe. Kabarnya, sewaktu masih kelas satu SD, dia sempat sakit lumayan lama, dan akhirnya membuat dia enggan sekolah lagi.

139

Pengalaman Dagang Grosir Snack, Sembako, dll

{ }
Sudah 2 tahun ini saya menekuni bisnis grosir snack dan sembako. Omset awal hanya beberapa ratus ribu sehari, sekarang sudah mendingan, belasan juta sehari. Saya belum merasa itu sebuah kesuksesan untuk dibanggakan, sekedar tanda bahwa bisnis grosirpun jika ditekuni bisa berkembang dan layak untuk dijalankan, meskipun pasar dan retail modern makin menjamur akhir - akhir ini.
7

Pembeli Memilih, Penjual Memilih

{ , , , }
Sebagai pembeli, konsumen, kita adalah makhluk yang pemilih. Kita memilih produk yang kita sukai, membeli di toko favorit, makan di warung langganan, dan sebagainya. Sebagai penjual - jika anda pedagang - andapun sebenarnya juga punya hak untuk memilih. Penjual bisa memilih konsumen yang hendak ia layani. Semakin anda tahu tipe konsumen yang ingin anda layani, maka hasilnya akan semakin bagus karena anda akan makin fokus dalam menjual produk. Jangan sampai sebagai penjual, kita terjebak untuk memuaskan semua orang, karena itu adalah hal yang mustahil dilakukan. Hal ini nampak mudah jika yang kita jual adalah produk khusus (produknya sendiri sudah tersegmen), namun akan terasa sukar jika produk yang dijual adalah produk umum. Kelontong atau sembako misalnya.
1

Alkohol Yang Membunuh

{ }
Barusan baca berita, di India, pesta miras berujung tewasnya ratusan jiwa tak bersalah. Ternyata minuman beralkohol oplosan tidak hanya di Indonesia. Di India pun ada. Di sini dibiarkan, di sanapun sama. Dibiarkan. Sama - sama makan korban pula. Cara pengurangan jumlah penduduk yang aneh.

Seperti kebanyakan miras, kadar alkohol seringkali menjadi patokan untuk menaikkan nilai jual. Kadar yang tinggi, makin keras, makin cepat bikin mabuk, makin mahal. Rata - rata minuman beralkohol ilegal memang dijual dengan kadar alkohol cukup tinggi. Bahkan ada beberapa peracik yang mencampur alkohol industri ataupun etanol denaturasi untuk meningkatkan kadar alkohol minuman. Tentunya ini sangat berbahaya.

Alkohol yang ada di minuman keras adalah alkohol jenis etanol. Etanol ini bisa diproduksi secara alami dengan cara fermentasi. Minuman yang dijual resmi sumbernya adalah etanol yang dihasilkan dengan cara seperti ini, jadi aman karena yang ada dalam minuman hanya etanol dan air. Untuk kadarnya, jamur ragi secara alami hanya menghasilkan etanol dalam rentang belasan persen. Jika ada minuman keras dengan kadar alkohol di atas itu, berarti ada proses destilasi untuk mengurangi kadar airnya.

Minuman akohol ilegal seringkali diproduksi oleh mereka yang kurang pengetahuan tentang alkohol. Yang penting kadar alkoholnya tinggi dan bisa cepat mabuk, itu yang dicari. Mereka mencampur miras dengan spiritus atau alkohol teknis yang kadar alkoholnya memang sangat tinggi, bisa sampai di atas 90%. Yang mereka tidak tahu adalah kandungan diluar etanol itu sebenarnya adalah racun yang tidak bisa dikonsumsi manusia. Spiritus misalnya. Ia adalah etanol yang sudah ditambah racun dengan sengaja agar tidak digunakan sebagai minuman, karena memang fungsinya bukan untuk itu. Sedang alkohol teknis adalah alkohol hasil proses industri. Disamping etanol, ada zat - zat lain yang terkandung di dalamnya, dan zat kimia inipun bisa berbahaya untuk manusia. Mencampur minuman dengan alkohol jenis ini jelas sangat berbahaya, tapi karena tidak tahu (dan tidak mencari tahu), ya sudah. Musibah untuk yang minum, penjara untuk yang membuat.
3

Adaptasi, Antara Manusia dan Binatang

{ }
Dalam dunia satwa, adaptasi memegang peranan penting dalam hal survival. Hewan yang kemampuan adaptasi lingkungannya rendah, bisa dipastikan akan punah cepat atau lambat. Itu kalau dalam dunia binatang. Bagaimana jika itu bukan binatang, tapi manusia?

Manusia punya akal untuk merubah lingkungannya. Dalam kondisi lingkungan ekstrim sekalipun, manusia bisa hidup karena dianugerahi akal. Dalam kehidupan sosial, adaptasi juga memegang peranan, terutama jika kita ada di posisi bawahan. Juragan dan pembantu, maka pembantu yang dituntut untuk beradaptasi. Bos dan karyawan, dan karyawanlah yang dituntut untuk lebih beradaptasi. Tidak seperti hewan, pada manusia, yang dituntut untuk bisa beradaptasi dan berlaku fleksibel adalah bawahan. Bukan pimpinan. Semua manusia yang berada di posisi bawahan dan bermental bawahan, hidup dengan beradaptasi.

Para pemimpin, jika kita tengok, bukanlah orang yang gemar beradaptasi untuk bisa hidup di lingkungannya. Kebanyakan dari mereka justru berusaha merubah lingkungannya untuk membuat mereka nyaman berada di lingkungan tersebut. Contoh saja, Bung Karno misalnya. Apa jadinya jika Bung Karno lebih suka beradaptasi dan hidup nyaman dibawah pemerintahan Hindia Belanda? Che Guevara. Jika ia lebih suka beradaptasi, tidak ada perubahan di Amerika Selatan. Para pemikir dan saintis, jika mereka lebih suka beradaptasi dengan lingkungannya, mungkin saat ini kita masih hidup di gua atau di atas pohon.

Yang membedakan manusia dan hewan, manusia tidak bertahan hidup hanya dengan beradaptasi dan mengikuti apa yang lingkungannya inginkan. Manusia merubah lingkungannya. Manusia mampu kalau ia mau.

Di Indonesia, nampaknya terlalu banyak orang yang hidup dengan mekanisme binatang. Setiap orang yang masuk di lingkungan pemerintahan, mereka beradaptasi, menyesuaikan diri, dan jadi bagian lingkungan yang sebenarnya tidak sehat. Dalam beberapa dekade terakhir, hampir tidak ada yang bisa dikategorikan sebagai pemimpin yang layak diingat. Dalam catatan sejarah, tidak ada tinta emas. Yang ada hanya log kejadian - kejadian layaknya dunia satwa. Ada yang mati, ada yang bertahan, ada yang berjuang. Semua mencoba beradaptasi di lingkungan yang seharusnya diubah. Semua mengadopsi mekanisme satwa.
 
poside by budityas |n|e