6

Kopi Torabika, Riwayatmu Kini

{ , , }
Semenjak distributornya berganti, toko saya sudah tidak menjual Torabika lagi. Entah bagaimana performa produk itu sekarang. Dulu, waktu Torabika masih dipegang distributor lama, penjualannya lumayan juga. Seminggu bisa habis 20 karton untuk Torabika susu, padahal saat itu toko saya masih relatif baru. Waktu itu memang yang main torabika jarang. Rata rata grosir fokus dengan ABC susu dari kapal api.
0

Attact Easy 6+1, Menarik, Nggak Ada Yang Tahu

{ , , , }
Mungkin sangat sedikit yang tahu, kalau attact easy 1000an sedang ada promo 6+1, alias beli 6 dapat gratis sebiji. Sebenarnya aneh juga. Sebuah perusahaan bikin promo, tapi tanpa iklan dan publikasi macam2. Lantas ngapain bikin promo? Aneh...

Pasar deterjen 1000an didominasi oleh produk unilever dan wings, sedang attact dari kao yang sebenarnya juga produk dengan kualitas bagus, tidak cukup kuat penetrasinya, setidaknya di area saya. Animo terhadap attact terbatas, otomatis retailerpun menyediakannya dalam jumlah terbatas, meski dengan promo 6+1 sekalipun.

Kalau melihat model promosinya, target program ini adalah pengecer, atau ibu rumah tangga yang sensitif harga. Tipe yang belanja di warung sebelah, bukan ibu ibu yang belanja di mall mall besar di pusat kota. Produk harusnya ada di warung - warung kecil yang entah berapa ratus ribu jumlahnya. Sebuah tantangan yang besar untuk produsen dengan varian produk terbatas.

Apa yang diharapkan kao untuk program ini kurang begitu jelas. Kalau memang ingin meningkatkan market share, setidaknya ada program pajangan agar produknya terdisplay, nggak ngumpet tertimbun produk lain di rak rak toko. Iklan tv nggak, dipajang di rak juga nggak, rasanya promo 6+1 jadi mubazir.

Kalau pendapat saya sih, program pajangan adalah pilihan bagus. Toko dikasih target lebih bagus. Durasi program pajangan dirancang hingga produk flow dan kokoh pangsa pasarnya lebih bagus lagi.
4

Alfamart, Indomaret, dan Retailer Tradisional

{ , , }
Pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh konsumsi dalam negri yang tinggi membuat prospek bisnis retail makin menarik. Tidak hanya mall - mall besar yang berekspansi, minimarket pun menjamur hingga pelosok kecamatan. Alfamart dan Indomaret mungkin paling agresif diantara yang lain. Ditopang beragam fasilitas yang membuat konsumen merasa nyaman, dua perusahaan itupun tentunya mendapat support dari produsen dengan potongan harga istimewa. Tampak sangat superior bukan?

1

Marjan vs ABC vs Freiss Indofood, Perang Rutin Setahun Sekali

{ , }
Syrup sangat identik dengan lebaran. Setiap kali bulan puasa datang, beragam merk minuman syrup botolan terpajang di supermarket hingga warung - warung kecil dalam gang. Perang antar merk berlangsung rutin setahun sekali.

Dari sekian banyak merk, persaingan yang paling kentara melibatkan 3 kontestan. Marjan, ABC, dan Freiss Indofood. Dalam menjaring animo konsumen via iklan TV, hanya Marjan yang menggunakan pendekatan emosional. 2 yang lain fokus menjual produk secara teknis, mengedepankan nilai tambah produk mereka masing masing. ABC berinovasi dengan botolnya yang unik, sementara Indofood memperkenalkan syrup dengan kandungan madu. Meski begitu, dalam hal menarik minat konsumen, nampaknya Marjan masih selangkah di depan.
0

Aqua, Kekuatan Merk

{ , , }
Jika bicara masalah merk dan kekuatan sebuah merk, mungkin Aqua bisa dijadikan contoh paling ideal. Air putih yang dikemas. Secara nalar, menduplikasinya adalah hal yang teramat mudah. Air putih lho, bayangkan! Jika air putih merk lain dalam kemasan gelas harganya sekarton ada di kisaran 12 - 15 ribu, Aqua bisa dijual di angka 22 - 25 rb, dan tetap paling laku. Dengan kelebihan yang kurang signifikan (air putih ya gitu - gitu aja rasanya), merk Aqua bisa laku hampir 2x lipat lebih mahal. Kok bisa ya? Tanpa mempertimbangkan apa yang terkandung di dalamnya, masyarakat dapat memaklumi bahwa Aqua mahal itu adalah hal yang wajar. Pembeli Aqua tidak lagi membeli secara rasional, tapi sudah ke emosional. Mereka tidak membeli air putih, tapi memang membeli merk.



23

Top Coffee vs Fresco, Wings vs Kapal Api

{ , , , }
Beberapa minggu terakhir mungkin jadi hari - hari yang sibuk untuk mereka yang bekerja di PT Santos Jaya Abadi, produsen kopi kapal api, kopi ABC, Goodday, Grande, dan Fresco. Kompetitor kelas berat masuk ke lahan bisnis mereka. Wings, masuk ke pasaran kopi dengan membawa brand Top Coffee, yang iklannya gencar, tidak kalah dengan penetrasi produknya.
1

4 Pemain Sepak Bola Terbaik Sepanjang Sejarah

{ }

Iseng - iseng saya nonton video pemain - pemain bola favorit saya di youtube, dan akhirnya saya iseng - iseng membuat list urutan pemain sepakbola terbaik,.. relatif menurut saya tentunya, hehe...

1. Pele
Seorang pemain yang membuat pemain - pemain hebat lain di masanya seakan tidak punya makna. Kemampuannya jauh di atas pemain - pemain lain. Seulet Maradona dalam mengolah bola, seexplosif Ronaldo dalam menerobos pertahanan lawan, dan sekreatif Messi dalam eksekusi di depan gawang. Ditambah lagi, pemain satu ini dilengkapi dengan tendangan yang keras dan akurat. Pele seakan tanpa kelemahan. Setiap era selalu ada pemain hebat yang kemudian dibandingkan dengan pemain satu ini, namun setiap kali era itu terlewat, hanya Pele yang akhirnya tetap diingat. Pesepakbola no 1 di dunia.
7

Ngutang Disana, Belanja Di Sini

{ , }
Beberapa waktu lalu toko saya sempat mendapat pelanggan - pelangan dengan nilai belanja lumayan banyak. Mereka adalah sales freelance yang nampaknya sudah punya banyak pengalaman. Semua lebih senior daripada saya.

Satu, dua, tiga, terus bertambah sampai akhirnya ada seorang 'bandar' datang dan mengeluh pada saya. Dia juga seorang pedagang dan punya sales lumayan banyak. Sales - sales itu mengambil barang darinya dengan sistem tempo alias bayar belakang alias utang. Setoran jeda berapa hari dari saat pengambilan. Akhir - akhir ini, salesnya mulai molor dalam membayar. Satu, dua, dan makin banyak yang molor.

Ternyata sodara2, duit yang harusnya buat setoran itu dibelanjakan di tempat saya. Harga lebih murah karena saya main cash. Sekali dia ambil produk dari juragan tempo, hasil jualannya dibelanjakan di tempat saya beberapa kali. Otomatis setoran mereka molor. Pantas aja saat juragannya mampir tempat saya, beberapa sales pada ribut pingin cepat2 kabur...haha, ternyata...
 
poside by budityas |n|e