Brand dan sales freelance, apa hubungannya? Sedikit info teknis dalam sebuah model distribusi dan pemasaran, sales freelance memberikan andil besar dalam pemerataan produk untuk area - area yang mungkin tidak akan dijamah oleh sales resmi, bahkan yang rapat sekalipun macam indomarco. Area - area yang banyak dijelajah oleh sales freelance umumnya adalah area pedesaan, pedalaman, dimana para penduduknya lebih mudah untuk loyal pada suatu brand karena memang terkondisikan untuk tidak memiliki banyak pilihan. Saat mereka sudah puas terhadap suatu brand, relatif sulit untuk membuat mereka mencoba brand baru, kecuali brand yang biasa mereka beli tidak tersedia di warung dimana mereka biasa berbelanja. Hal sama berlaku untuk warung. Mereka relatif sulit menerima brand baru karena yang mereka beli hanya sebatas apa yang biasa diminta konsumennya. Untuk sebuah warung kecil dengan anggaran terbatas, berbelanja memang benar - benar harus selektif. Untuk produsen yang baru melempar produk baru ke pasaran, ini adalah sebuah tantangan.
Di kota saya, Karanganyar, tercatat ada hampir 10.000 warung/toko/outlet, apapun sebutannya, yang melayani hampir 1 juta penduduk. 10 ribu outlet tersebut disuply dengan beragam cara. Mulai sales dari distributor resmi, wholesaler, hingga sales freelance. Dari sekian banyak cara, saat ini, sales freelance adalah yang paling banyak. Boleh percaya boleh tidak, dalam beberapa tahun terakhir, semenjak perusahaan menerapkan model outsource, banyak veteran yang akhirnya terjun jadi sales (opsi terakhirkah?), dan banyak warung/outlet yang lebih nyaman disuplay mereka daripada harus repot kulakan sendiri.
Dalam mendistribusikan produk, sales freelance (mayoritas motoris), memiliki kriteria produk yang diprioritaskan, diantaranya :
> fast moving
> ringan/ tidak makan tempat
> produk reguler
> memiliki margin tinggi
Produk fast moving/produk habis pakai jadi tiket untuk bisa masuk ke semua warung. Ringan dan tidak makan tempat jadi pertimbangan karena daya angkut yang terbatas. Brand reguler/ sudah terkenal dan umum juga sering dibawa (meski terpaksa) sekedar untuk tdk mengecewakan pelanggan. Dan yang terakhir, margin/profit menjadi filter krusial untuk produk - produk yang dibawa.
Jika dibuat urutan, maka prioritas sales freelance jadi seperti ini :
1. Brand reguler, fast moving, ringan, plus sedang promo (margin tinggi).
2. Brand baru/penantang (kompetitor market leader), fast moving, ringan, sedang promo (margin tinggi).
3. Produk reguler, margin tinggi (seperti stationary/elektrical/semacamnya)
4. Brand fast moving reguler (non promo)
5. Produk reguler yang berat, makan tempat, margin tipis, hampir tidak pernah dibawa.
6. Seperti no 5, plus bukan brand reguler, dipastikan tidak akan didistribusikan.
Dari banyak obrolan dengan para sales freelance, ada beragam info yang cukup menarik, diantaranya :
1. Daripada membawa kopi ABC susu/mocca/brownies, sales freelance lebih suka membawa kopi nescafe tubruk yang dijual dengan harga kopi ABC. Sama - sama kopi susu dengan ampas, nescafe tubruk mampu menggantikan posisi ABC di hanger warung - warung di daerah dan laba yang didapat lebih besar.
2. Meski permintaan terhadap sabun citra cukup tinggi, tapi dengan harga jual yang dipatok 1500 (via iklan, wtf!), sales jarang membawa produk tersebut. Tidak ada sales yang mau disuruh kerja bakti. Dengan harga end user yang sama (1500), mereka lebih memilih membawa sabun Giv, brand reguler yang jelas lebih menguntungkan untuk dibawa (kemasan per karton lebih kecil, margin lebih tinggi).
3. Sales malas membawa brand lama yang terbukti kalah bersaing meski ditawarkan harga promo (yang dimaksud promo di sini adalah reseller promo, bukan end user promo). Sales bukan marketer, mereka sekedar mendistribusikan produk dan mendapat laba dari selisih harga jual dan harga beli, tidak untuk 'memasarkan' suatu brand demi raihan laba yang lebih tinggi. Daripada membawa produk yang sudah pasti lambat, lebih baik gambling dengan produk baru.
Sales freelance dominan di kanal tradisional. Mereka tangguh, berdaya jelajah tinggi, dan bekerja tanpa kenal lelah karena apa yang mereka usahakan adalah apa yang mereka dapat. Tanpa gaji. Dengan makin banyaknya jumlah mereka, strategi penetrasi brand bisa saja berubah, bagi yang tahu. Kanal tradisional adalah jalan bagi brand - brand senior untuk tetap bertahan di tengah gempuran produk - produk baru. Meski di kanal modern sudah tidak terjamah, brand senior masih saja dipajang di warung - warung pedesaan, tempat pilihan amat terbatas, dengan kemungkinan terbeli lebih besar.

Grosir sembako : Optimasi belanja
-
Seorang rekan pembaca blog bertanya tentang cara menghemat ongkos transport
agar kita bisa menjual barang lebih murah sehingga lebih kompetitif. Saya
jadi ...
Strategi |
10 years ago

Grosir sembako : Optimasi belanja
-
Seorang rekan pembaca blog bertanya tentang cara menghemat ongkos transport
agar kita bisa menjual barang lebih murah sehingga lebih kompetitif. Saya
jadi ...
Opini |
10 years ago

Marketing atau Pemasaran Dalam Pemahaman Yang Sederhana
-
*Marketing/pemasaran gampangnya adalah suatu mekanisme untuk membuat
produk/jasa diterima di pasaran. Konsumennya terus menerus membeli, dan
reselernya ter...
Pemasaran |
11 years ago

Kontes Video Iklan via Youtube
-
Iklan TV dibuat dengan biaya mahal, ditayangkan dengan tarif yang mahal,
untuk menyasar konsumen yang kian hari kian akrab dengan gadget dan
internet. Bagi...
Ide |
11 years ago

Prinsip Dasar Menjual untuk Wiraniaga Toko
-
Inti dari bisnis toko adalah menjual. Segala kegiatan lain hanyalah
pendukung dalam hal proses menjual. Pada prinsipnya, hanya diperlukan 3
dasar dalam me...
Selling Skill |
11 years ago

Prinsip Dasar Menjual untuk Wiraniaga Toko
-
Inti dari bisnis toko adalah menjual. Segala kegiatan lain hanyalah
pendukung dalam hal proses menjual. Pada prinsipnya, hanya diperlukan 3
dasar dalam me...
Selling Stuff |
11 years ago

Alkohol Yang Membunuh
-
Barusan baca berita, di India, pesta miras berujung tewasnya ratusan jiwa tak
bersalah. Ternyata minuman beralkohol oplosan tidak hanya di Indonesia. Di
In...
Popnews |
13 years ago

Mengejar Pasif Income
-
Kalo orang bilang sih, pasif income adalah income yang didapat karena aset
yang kita miliki, bukan karena kerja yang kita lakukan. Mudahnya saja untuk
blog...
Bisnis Online |
15 years ago

Poside : Sebuah Blog Pribadi
-
Rumah maya. Mungkin lebih tepatnya begitu. Dengan makin maraknya blog
abuse, atau penggunaan blog secara semena - mena untuk mendapatkan
penghasilan via *i...
Blogger Tips |
15 years ago
Internet Download Manager Portable
-
Kalau anda suka ke warnet dan biasa membawa flashdisk, tool ini sangat
berguna untuk membantu memanage download anda. Sifatnya yang portabel,
tanpa perlu i...
Software |
15 years ago

Membuat Top Komentator Blogger Blogspot
-
Menampilkan top komentator pada dasarnya adalah sebuah bentuk penghargaan
bagi komentator - komentator blog kita. Di blog ini, ada 5 komentator
terbanyak y...
Blogger Tutorial |
15 years ago
20+ Desain Blog Bernuansa Alam
-
Gaya natural atau alami banyak dipakai sebagai tema mendesain blog. Dari
rerumputan yang hijau hingga langit yang biru, semua bisa dilihat dari sisi
arti...
Desain |
15 years ago
2 komentar:
Post a Comment
Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.