Sudah 2 tahun ini saya menekuni bisnis grosir snack dan sembako. Omset awal hanya beberapa ratus ribu sehari, sekarang sudah mendingan, belasan juta sehari. Saya belum merasa itu sebuah kesuksesan untuk dibanggakan, sekedar tanda bahwa bisnis grosirpun jika ditekuni bisa berkembang dan layak untuk dijalankan, meskipun pasar dan retail modern makin menjamur akhir - akhir ini.
Awalnya, saya membuka toko sekedar coba - coba. Produk yang ada hanya lampu dan alat listrik ala kadarnya. Seperti kebanyakan toko yang baru buka, strateginya mudah ditebak. Harga murah. Ya, saya menjual produk dengan margin amat tipis. Agar saya masih bisa untung, yang saya lakukan adalah berkelana dan menjelajah toko - toko grosir besar dimana saya bisa mendapatkan produk dengan harga paling murah.
Seperti umumnya toko, yang mampir ke toko saya kalau bukan pembeli ya penjual/sales. Setiap kali ada sales yang datang untuk menawarkan dagangan, justru balik saya tawari karena harga saya justru lebih murah dibanding di tempat biasa mereka dapat. Akhirnya, mitra sales saya lumayan banyak, dan saya harus bolak - balik ke grosir besar langganan untuk melayani sales - sales freelance yang mampir ke tempat saya.
Seiring makin ramainya toko, sales resmi dari distributor besar mulai melirik dan mengunjungi toko saya. Melihat sirkulasi toko, mereka akhirnya mau menyediakan produk - produk yang saya butuhkan dengan sistem tempo. Barang yang disuplay ke toko saya laku cepat, jadi saya punya cash yang bisa saya putar sebelum waktu jatuh tempo. Dengan durasi singkat, dana cash tersebut saya putar di produk - produk fast moving, yaitu barang kebutuhan harian dan snack, yang kebetulan juga diminati sales - sales freelance langganan. Dengan cara seperti itulah saya, yang hanya modal dengkul, mulai mengembangkan toko. Saat produk - produk snak juga mulai disuplay distributor resmi dengan sistem tempo, dana yang ada saya gunakan untuk membuka kategori baru lagi. Demikian seterusnya hingga produk yang ada di toko saya jadi sangat beragam.
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dan jawaban yang mungkin masih terkait dengan bisnis seperti yang saya jalankan. Jawaban saya adalah subyektif, belum tentu benar, jadi sekedar sharing saja. Jika anda punya opini atau pendapat lain, silahkan ditulis di kotak komentar.
T: Kendala apa saat pertama memulai usaha?
J : Biasa. Modal. Setiap mau buka usaha, seringkali kita ingin begini begitu, sementara modalnya nggak ada. Yang perlu dilakukan sebenarnya adalah membuka dan menjalankannya dengan kondisi apapun yang ada. Melakukan bisnis terbaik, cara terbaik, dengan apa yang ada di depan mata, bukan dengan apapun yang serba terbaik dan tercukupi.
T : Omset pertama kali?
J : Beberapa ribu, hasil menjual beberapa biji lampu pijar ke tetangga yang mampir. Masih di minggu - minggu awal, saya juga berhasil menjual beberapa lampu ke sanak sodara yang nengok. Mungkin kasian kali liat muka saya ^_^
T : Kenapa sales - sales freelance itu nggak ngambil sendiri ke grosir besar di kota? Apa mereka nggak tahu letaknya?
J : Mereka tahu, harganya mereka juga tahu. Karena itu mereka tahu kalau saya mengambil margin yang sangat tipis. Daripada mereka berangkat kulakan sendiri untuk berhemat sepuluh ribu tapi kehilangan waktu berdagang, mereka memilih mengambil tempat saya, kemudian segera berkeliling menjualnya lagi untuk mendapat untung dua puluh ribu. Hemat 10.000 vs untung 20.000, mereka memilih yang untung 20.000.
T : Kalau untungnya sangat tipis, bagaimana toko bisa jalan?
J : Untung tipis itu kalau jualan ke sales. Pembeli masih ada toko kecil dan konsumen biasa. Harga eceran tentunya beda. Itu yang bikin untung. Sales berfungsi untuk meningkatkan omset dan mengamankan cashflow, selain membentuk image traffic toko. Toko jadi keliatan ramai, padahal yang beli ya sales itu - itu saja, cuman rutin tiap hari. Dengan toko keliatan ramai, laris, belinya kartonan, itu membuat konsumen biasa tertarik untuk datang dan ikutan beli.
T : Apa mas merasa sudah sukses?
J : Tentu saja belum. Masih banyak yang perlu dibenahi di sana sini. Kalau sudah jadi milyarder dan bisa pergi haji mungkin baru bisa dibilang sukses.
T : Apa mas termasuk tipe orang yang nggak bisa bersyukur?
J : Ngajak ribut?
Hehe... udah dulu, dilanjut kapan - kapan.
Tantangan Toko Sebagai Sebuah Brand
-
Sebuah toko tentunya mempunyai nama, dan nama mengemban filosofi layaknya
sebuah brand. Sebagai pemilik toko,tentunya kita mengharapkan segala hal
yang te...
Opini |
4 hours ago
Soklin Smart 900g, Piringnya Bikin Kecanduan
-
Dari sekian banyak produk deterjen dari wings, akhir - akhir ini yang cukup
booming adalah soklin smart 900g. Bahwa deterjen itu bikin pakaian jadi
bersih ...
Pemasaran |
5 months ago
Pembeli Memilih, Penjual Memilih
-
Sebagai pembeli, konsumen, kita adalah makhluk yang pemilih. Kita memilih
produk yang kita sukai, membeli di toko favorit, makan di warung langganan,
dan s...
Selling Stuff |
1 year ago
Alkohol Yang Membunuh
-
Barusan baca berita, di India, pesta miras berujung tewasnya ratusan jiwa tak
bersalah. Ternyata minuman beralkohol oplosan tidak hanya di Indonesia. Di
In...
Popnews |
1 year ago
Ngelantur Tentang Prospek Bisnis
-
Saya harus masuk bisnis apa yang membuat saya cepat kaya dan bertahan dalam
waktu lama? Pandangan seorang milyarder yang ingin tetap eksis dalam
jajaran mi...
Ide |
2 years ago
Mengejar Pasif Income
-
Kalo orang bilang sih, pasif income adalah income yang didapat karena aset
yang kita miliki, bukan karena kerja yang kita lakukan. Mudahnya saja untuk
blog...
Bisnis Online |
3 years ago
Poside : Sebuah Blog Pribadi
-
Rumah maya. Mungkin lebih tepatnya begitu. Dengan makin maraknya blog
abuse, atau penggunaan blog secara semena - mena untuk mendapatkan
penghasilan via *i...
Blogger Tips |
3 years ago
Internet Download Manager Portable
-
Kalau anda suka ke warnet dan biasa membawa flashdisk, tool ini sangat
berguna untuk membantu memanage download anda. Sifatnya yang portabel,
tanpa perlu i...
Software |
3 years ago
Membuat Top Komentator Blogger Blogspot
-
Menampilkan top komentator pada dasarnya adalah sebuah bentuk penghargaan
bagi komentator - komentator blog kita. Di blog ini, ada 5 komentator
terbanyak y...
Blogger Tutorial |
3 years ago
Selling : Mentalitas dan Prinsip Dasar
-
Kali ini kita akan sedikit membahas tentang selling atau menjual. Selling
skill tidak melulu melekat pada diri sales, tapi melekat pada profesi apa
saja k...
Selling Skill |
3 years ago
20+ Desain Blog Bernuansa Alam
-
Gaya natural atau alami banyak dipakai sebagai tema mendesain blog. Dari
rerumputan yang hijau hingga langit yang biru, semua bisa dilihat dari sisi
arti...
Desain |
3 years ago



22 komentar:
paling ajib jawaban dari pertanyaan terakhir neeeh... hhh...
Suwun mas, hehe... masih belum sukses nih, perlu banyak belajar.
@Sigit
Mugo2 le.., bisnis fotografimu piye?
@Widyo
Ngeblog saya anggap hiburan sih wid,..
Timbang karaoke, mending ngeblog bisa dapat duit, hehe...
masak nyari kerja lagi,
ikut orang capek... :D
hatur nuhun...
gudang9 (at) gmail.com
saya jg berencana mau buka usaha makanan camilan/snack dan minuman
sapa tahu bisa berbagi dan saling bercerita.
wasaaalaaamm
mas said, saya siap suplay snack nya.... ini email saya niendry067@gmail.com
http://www.facebook.com/groups/518194624893866/
barangkali kapan2 bisa mampir.
rencana mau nyales/grosiran di daerah boyolali.
mau minta arahan nih ...
Post a Comment
Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.