PG Tasikmadu : Kisah Lori dan Maling Tebu

Menceritakan kisah kereta api PG Tasikmadu seperti mengenang masa kecil saya secara utuh. Maklum, rumah saya kebetulan tepat di tepi rel kereta dan saban hari dilewati kereta ini saat musim panen tebu tiba. Hal yang tidak mungkin dilupakan saat musim panen tebu tiba adalah acara maling berjamaah, dimana anak - anak dan remaja berebut menarik tebu (nyurut tebu) dari lori yang sedang berjalan. Tanpa ijin tentunya, makanya saya sebut maling berjamaah.



Acara nyurut tebu (seperti yang saya tulis di atas) menjadi ritual harian yang menyenangkan, apalagi kalau malam. Sembari menunggu spoor tebu (kereta api tebu) lewat, anak - anak seringkali mengumpulkan tahi sapi kering untuk dibakar. Selain udara jadi terasa hangat, asap yang timbul dari acara bakar - bakaran ini mirip seperti asap cerobong spoor tebu. Kadang mereka juga suka membakar singkong yang didapat dari sawah ladang sekitar rel. Seperti halnya tebu, singkong ini juga hasil nyolong. Kalau spoornya terlambat lewat, bisa hingga jam 12 malam acara seperti ini berlangsung. Kalau suara peluit kereta sudah terdengar di kejauhan, anak - anak akan berlarian dan mencari lokasi strategis di sepanjang rel untuk melancarkan aksi bajing loncat nyurut tebu.

lori penuh tebu : target untuk dicolong,.. hahaha
Kereta tebu rata - rata berjalan pelan, jadi nyurut tebu ini biasanya tidak terlalu sulit. Hanya saja, PG (Pabrik Gula) tidak bodoh. Mereka seringkali menempatkan petugas di atas lori untuk menjaga tebu - tebu yang diangkut. Merekapun kadang dilengkapi dengan senjata, namanya senapan kapur. Entah wujudnya seperti apa, tapi kalau sampai kena tembak ya lumayan. Gosong.

Anak - anak yang berjajar sepanjang jalur kereta sudah hafal dengan para petugas ini. Mereka akan memilih lori - lori yang tidak dijaga. Meski begitu, belum tentu mereka aman dari peluru kapur petugas PG. Petugas PG ini akan berlarian dari lori ke lori mirip di film james bond untuk menembak sang target. Untungnya, petugas PG yang sangat berdedikasi seperti ini tidak banyak. Lebih banyak yang duduk santai sambil ngerokok di atas lori, maklum, yang jadi target tembak mereka itu seringkali adalah anak - anak tetangga atau keponakan mereka sendiri.

Hasil nyurut tebu seperti ini biasanya lumayan banyak, dan tiap orang tahu miliknya yang jatuh di sebelah mana. Ada yang dapat beberapa batang, ada juga yang dapat hingga beberapa bongkok (ikat). Mereka kemudian membawanya pulang untuk disimpan dan dikonsumsi di hari berikutnya. Kadang, untuk yang jago nyurut tebu, di rumahnya bisa tersimpan berikat - ikat tebu, yang kalau sudah lumayan lama disimpan, akan nape (berubah rasa seperti tape) dan lebih enak lagi rasanya.

Saya sendiri waktu itu masih SD, masih terlalu kecil untuk ikut acara kayak ginian. Saat itu yang saya lakukan adalah nyolong dari mereka yang nyolong. Jadi saat mereka - mereka yang udah agak gedean bergelantungan di atas lori dan menjatuhkan hasil buruan, saya dengan sigap mengumpulkan tebu -tebu yang berserakan dan membawanya pulang, hehe... licik ya saya...

BERSAMBUNG ( kalau masih ada yang pingin tahu kelanjutannya)
nyurut : mengambil dengan menarik
nyolong : maling, mencuri
Jika anda tertarik dengan artikel – artikel di blog ini, silahkan berlangganan gratis via RSS Feed, atau jika anda lebih suka berlangganan via email, anda bisa mendaftar di Sini.

8 komentar:

Admin Web said...
Numpang komentar nih, blog dan artikelnya bagus juga, komentar juga ya di blog saya www.memebee.net
Admin said...
Situs mas jg bagus, mo komentar malu, inggris saya payah,haha...
Bara said...
mas,sy pny kpntingan dg anda krna anda tggal dsktr PG Tasikmadu.kpntgn sy ini murni pnltian,sy dr slh 1 univ d jgja.tlg hbgi sy d 085727455792
Bara said...
Oh ya,segera ya.thx
Admin said...
Saya dkt rel keretanya mas, klo sama pabriknya jauh, dah beda kecamatan.
Anonymous said...
wah.. jadi teringat masa kecil. depan rumah saya dilewati sepur pg tasikmadu juga. sampai sekarang masih terkesan. bahkan tiap mudik ke karanganyar selalu mampir dolan ke pabrik lihat lori.haha.. makasih banyak mas postingannya. masa lalu yang benar benar seperti yang mas tulis..
bagus info nya saya sangat suka saya
terimakasih
kisah nya sangat bagus

Post a Comment

Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.

 
poside by budityas |n|e