Top Coffee vs Fresco, Wings vs Kapal Api

Beberapa minggu terakhir mungkin jadi hari - hari yang sibuk untuk mereka yang bekerja di PT Santos Jaya Abadi, produsen kopi kapal api, kopi ABC, Goodday, Grande, dan Fresco. Kompetitor kelas berat masuk ke lahan bisnis mereka. Wings, masuk ke pasaran kopi dengan membawa brand Top Coffee, yang iklannya gencar, tidak kalah dengan penetrasi produknya.

Kapal api nampaknya tidak ingin menjadi Indofood ke 2, yang market share mie instantnya banyak tergerus oleh hadirnya mie sedaap bikinan Wings. Kapal api cukup sigap menyambut tantangan Wings dengan menghadirkan Fresco. Kopi yang dijual dengan program promo 2 gratis 1, identik dengan metode jual Wings untuk Top Cofee. Pertanyaannya, apakah Fresco mampu membendung Top Coffee? Apakah kehadiran Fresco bukan sebuah kesalahan?

Pada awal kemunculannya, Top Coffee hanya punya dua varian, yaitu kopi susu dan kopi gula. Fresco pun sama. Kopi susu, kemudian disusul dengan kopi gula. Semuanya berjenis kopi dengan ampas, alias kopi tubruk. Yang jalan kencang cuma yang pakai susu, yang versi kopi gula agak ngadat alias tidak begitu laku. Dari sekian banyak yang beredar, Santos (Kapal api) memang menjadi leader dengan brand beragam. Sebut saja ABC susu, Kapal api susu, Ya!susu, ditambah lagi Fresco. Harga ABC susu terlalu tinggi untuk dijual ecer Rp 1000,- , yang akhirnya dibuat serenceng isi 11pcs untuk membuatnya tetap menarik. Kapal api susu dijual ecer Rp 1000,- , harga per rencengnya setara dengan kompetitor lain macam Torabika susu atau Nescafe tubruk. Ya!susu harganya nanggung, dijual 1000an kemahalan, dijual kurang dari itu repot ngasih kembalian receh, jadi kurang populer bagi banyak pedagang tradisional. Top Coffee dengan cerdik menghindari harga 'nanggung', namun tetap terasa jauh lebih murah. Seribuan, tapi beli 2 dapat tambahan gratis 1. Hal ini pula yang mungkin membuat Kapal api perlu sebuah brand lagi untuk melawan Top Coffee, brand dengan metode jual 2 gratis 1, tanpa perlu mengorbankan brand - brand lama yang relatif sudah mapan di pasaran.

Dari sisi kualitas, Fresco jelas berkualitas. Rasanya lebih enak dan harganya diposisikan di bawah Top Coffee. Dari sisi pemasaran, yang saya tahu, iklan TV nya tidak kalah gencar dengan Top Coffee. Untuk aspek pemasaran lain yang sifatnya BTL, saya kurang tahu. Untuk distribusi, lebih tepatnya masalah term pembayaran, keduanya memiliki perbedaan yang menyolok, setidaknya di area saya. Produsen kopi menjual produknya dominan dengan metode hard cash. COD. Sementara, produk - produk Wings dijual dengan sistem tempo. Jika toko ditanya lebih suka mendapat barang tempo atau cash, sudah bisa dipastikan mereka akan memilih tempo. Pada awalnya, Fresco mungkin dijual juga dengan sistem tempo untuk mendapatkan pasaran, namun semua juga tahu, pada akhirnya para pedagang itu tetap harus membayar cash untuk mendapatkan Fresco, seperti halnya produk - produk Kapal api yang lain. Dari sini tampak jelas bahwa membesarkan Top Coffee lebih menarik dibandingkan membesarkan Fresco. Makin besar Top Coffee, makin besar cash in, sementara untuk Kapal api, makin laku, makin besar cash out di awal, padahal seperti umumnya produk laku, profitnya tipis. Wings vs Kapal api tidak sama dengan Wings vs Indofood atau Wings vs Unilever yang menyediakan fasilitas/metode pembayaran yang serupa.

Banyak pedagang mungkin berharap Top Coffee menjadi dominan, namun selera masyarakat itu soal lain. Di tempat - tempat dimana mie sedaap mendominasi, alasan mie tersebut dibeli bukan lagi lantaran harga, tapi karena rasa. Harga murah sekedar pintu masuk untuk membuat calon konsumen mau mencicipi. Seberapa besar penetrasinya/market share yg didapat bergantung pada kualitasnya. Pendapat saya pribadi, dari sisi rasa, produk kapal api sebenarnya masih lebih unggul dibanding Top Coffee (setidaknya untuk saat ini). Top Coffee tetap akan punya pangsa pasar tersendiri, hanya saja tidak akan menjadi dominan jika Kapal api bisa menjaga kanal distribusinya. Jika sampai pangsa pasarnya tergerus banyak, kekalahan Fresco (dan mungkin produk Kapal api yg lain) lebih mungkin karena banyak toko out of stok produk Kapal api, sementara Top Coffee selalu full stock. Yang jelas bukan lantaran kalah harga atau kalah kualitas.

Update : 12 Nov 2012
Semenjak ada promo 2 gratis 1, penjualan Kapal api susu meningkat lumayan pesat. Budget cash 5 jutaan untuk produk kapal api habis dalam 3 hari, padahal biasanya cukup untuk 1 minggu. So, meski yg diminta produk 2 gratis 1 adalah kapal api susu, hari - hari selanjutnya jualannya ya tetep Top Coffee, yg stoknya lumayan banyak karena emang nggak harus beli cash. Batasan penjualan Top coffee adalah animo pembeli, sementara batasan penjualan Kapal api adalah budget pedagang. Maklumlah pedagang kecil. Budget 5 jutaan aja rasanya udah ngos - ngosan, haha... Paling2 orderan mendatang terpaksa order ABC susu dikurangi, dan fresco praktis nggak jual lagi.
Jika anda tertarik dengan artikel – artikel di blog ini, silahkan berlangganan gratis via RSS Feed, atau jika anda lebih suka berlangganan via email, anda bisa mendaftar di Sini.

23 komentar:

Anonymous said...
amatir sekali ya opininya :)
kerja di wings ya?
Admin said...
Amatir sekali komentarnya :P
Nganggur ya?

Haha... kok bisa kerja di wings tu dari opini bgian mana ya? Saya pengangguran om.. ga kerja di mana2...

Btw, abc susu hg kartonan turun, mungkin agar toko2 full stock semua (kl bisa overstock)... sayangnya distributor krg siap barang, jadi pas timingnya bandar2 pada pgn borong stok dist malah kosong. Ntar pas stok ada, toko2 dah pada tahu klo hg turun,... minat bandar buat ngeborong jadi berkurang deh...
Dito Ariawan said...
terima kasih ulasannya. mantab.
Mr Zak said...
Di tempat kami, Wings Group termasuk cukup baik distribusinya, dibandingkan dengan Kapal Api. Walaupun di semarang sini, sales wings terkenal sombong-sombong.
Indofood dan Unilever yg market leader pun masih lebih baik pelayanannya dari Wings.
Tapi produk Wings memang positioning harga lebih baik. Lebih murah, tapi ga murahan.
Kopi Top memang jos, kemaren habis dapat 100 rb hadiah di bungkusnya, sayang ga cair2 sampe sekarang! Oiii PT Inti Daya Rajawali Terboyo Semarang, mana hadiah gw
Admin said...
Emg yg seratusan ribu lama mas. Saya nukar 2 biji aja sp sekarang blom cair juga. Tp masih saya maklumi, lha barang yg ditempokan jg nilainya besar bgt je.. Klo salesnya, baik wings ato kapal api di tempat saya OK semua.
Anonymous said...
kok aku enakan top coffee dibanding fresco, apalagi vs kapal api susu jauhlah... cuma kadang agak serem minum top coffee soalnya rasanya manis bgt. Dg harga segitu dan gula sedikit kok sepertinya manisnya berlebihan
Admin said...
Wah, lidah kita beda ternyata,... atau mesin pabriknya yg beda takaran gulanya? Haha...

Di lidah saya, produk kapal api relatif lebih manis dibanding bikinan wings atau torabika. Merk ABC plg manis, sama spt fresco, baru merk kapal api, Top, n terakhir torabika.

Kapal api ini lucu. Bikin merk macem2 tapi rasanya cenderung serupa. Tiap satu merk ada promo, yang termakan justru merknya sendiri juga, bukan merk milik kompetitor. Kapal api susu dibikin promo 2 gratis 1, bukannya omset Top coffee yg ngedrop, justru ABC susu n fresco yg turun drastis,...hadew..
Anonymous said...
kemarin coba beli fresco buat tes lagi, setelah lihat2 ternyata fresco pakai pemanis buatan jelas saja lebih manis bahkan terlalu manis.
Admin said...
Wah, klo itu saya kurang tahu. Kmaren saya malah ga order produk kapal api, padahal stok pada kosong. Kamis libur soalnya, so tagihan rutin pada maju hari rabu. Berhubung membayar tagihan hukumnya wajib, terpaksa blanja cashnya ditunda dulu.
Karni adi said...
Top kopi memang lebih sip dibanding Kapal api
yogi said...
Bos, Pernah coba jual satu 1000 - dua 1500?
(Tadi yg ditulis kalau dijual kurang dari 1000 repot kembaliannya)
Hitung2 orang mungkin beliin temennya sekalian, nambah langganan. Hehe

Merek yg COD cuma kapal api, yang lainnya tempo ya? Atau ada merk lain yg bisa survive walau COD juga ya?

yogi
Admin said...
Klo spt itu malah repot ntar ngitungnya mas. Klo bli 3? 5? atau 7? hehe..

Justru rata2 pemain kopi terkenal mainnya COD. Produk kopi terkenal yg ngasi term ya wing aja.
Dhimas HR said...
mantabbhh gan...tapi apapun ulasannya apapun komentarnya.jelass....kapal api original blm ada lawan hahahhah
NuByProducion said...
TOP kopi,kalo ada capucino nya..makin TOP
NuByProducion said...
TOP kopi,kalo ada capucino nya..makin TOP
Admin said...
yup. klo konsumen umum, kayaknya kurang aware sama yg satu itu, tapi klo resto, cafe, cappuccino jadi menu wajib. diblend ma oreo.. rasanyak maknyus, hehe..
yoko said...
gari ngombe cuk, repot
bibilingglung said...
gari lambe di buka byak ngombe kopi gari ngombe orasah podo ribut. Masalh rego perushaan kuwi wes due rencana. ok so gak bkalan rugi n kere. Malah adewe seng kere kakean ngombe kopi terus jglek neng rumah sakit, kui duit tho mbahhh!!!!!
Admin said...
Ga semua yg komen tu konsumen, mas. Ada pengecer, grosir, ato lainnya. Btw, banyak jg perusahaan yg bangkrut krn salah strategi/plan... jd perusahaan ga bakalan rugi itu keliru....
Terimakasih atas ulasan yang cukup detail, kebetulan saya lagi mau masarin kopi sachet buatan sendiri, kebetulan teman punya kebun kopi jadi kita poduksi sendiri dengan memakai brand baru, yaitu "Dompet Raja Kopi" kira-kira masih ada peluang dipasarkan ga...??? kita sih target ga gede, cuman 1% dari market kopi...hehe
Admin said...
Peluang selalu ada mas, paling tidak jadi raja lokal, hehe...

Persaingan kopi nasional sedang sengit2nya. Bakalan banyak yg berdarah2 di samudra merah..haha

Cari samudera biru mas, kayak white kofie luwak sachet dulu..., sebelum banyak kompetitor yang meniru. Btw, sekarang white kofie jd banyak banget kompetitornya... abc white, kopiko white, grande white, hsl, marimas white..omg ...samudra merah lagi deh....
mas pryanto said...
top kopi dikantor sy terkenal dengan sebutan kopi grombanyang alias kurang enak, maklum pada pecandu kopi jadi kl gak kental ya kurang mak nyuuussss gt lho he he.
gede iklannya aja rasane blm pas.
tks
Admin said...
Klo rasanya pas, ntar harganya jadi nggak pas mas..,hehe

Post a Comment

Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.

 
poside by budityas |n|e