Indomie Goreng Cabe Hijau

Produk mie goreng dari Indofood sebenarnya sudah banyak sekali. Dari indomie goreng biasa, jumbo, versi premium dengan mie keriting, hingga versi pop mie. Itu belum yang diusung merk lain. Sarimi goreng isi 2 misalnya. Setelah sebelumnya muncul indomie goreng rendang, kini muncul satu varian rasa lagi. Indomie goreng cabe hijau.


Di tempat saya, performa Indomie memang kalah dibanding Mie Sedaap, baik versi goreng maupun versi rebusnya. Untuk mie sedaap, yang variatif hanya yang versi rebus, sementara yang goreng hanya ada 2 varian, itupun yang rasa sambal goreng kurang laku. Alih - alih bertarung di genre yang sama, Indomie justru memperbanyak varian rasa di jenis mie goreng. Apakah strategi seperti ini efektif meningkatkat omset, market share? Nampaknya iya,kalau tidak, varian yang ada mungkin berhenti di indomie goreng rendang,

Saya sendiri mencoba menjual varian satu ini. Nggak banyak, cuman 10 dus buat coba - coba, mumpung masih promo.
Jika anda tertarik dengan artikel – artikel di blog ini, silahkan berlangganan gratis via RSS Feed, atau jika anda lebih suka berlangganan via email, anda bisa mendaftar di Sini.

3 komentar:

indomi said...
"Saudara-saudara, saya datang membawa kabar gembira, yaitu kabar bahwa mie instant sama sekali tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Bahkan produk ini sangat baik bagi kesehatan. Barang siapa yang makan mie instant akan mendapat kesehatan dan keselamatan, dan barang siapa yang menolak mie instant tidak akan mendapat kesehatan."

"Dan jangan kamu takut produk ini akan menyebabkan kanker, karena rasa takut adalah lawan dari persahabatan. Kamu lihat! Rasa takut memaksa kita untuk hidup sendirian! Janganlah saudara terpengaruh oleh yayasan-yayasan perlindungan konsumen, karena mereka adalah para pengikut sang anti mie instant yang akan membawa saudara kepada kesesatan."

"Di tengah kepungan derita zaman ini, kami para sales mie instant merasa terpanggil untuk menjadi sahabat bagi siapa saja. Perbuatan kami adalah suatu perbuatan yang baik. Bahwa mie instant menyehatkan ketimbang menciptakan penderitaan, tidak menggantikan kebebasan konsumen, tidak membanjiri dunia dengan hal apapun kecuali kasih. "

"Marilah kita percaya bahwa produk ini akan membawa kesehatan dan keselamatan bagi yang memakannya, aku percaya. "
Admin said...
Hehe...
Semua baik selama dalam batas wajar, tdk berlebihan...
Idiot outside said...
Asosiasi Mie Instan Dunia di Jepang
merilis daftar negara konsumen mie
instan terbesar di dunia dan Indonesia
berada di peringkat kedua. Lima dekade setelah makanan siap saji
itu diperkenalkan, total penjualan mie
instan global setiap tahunnya kini
mencapai 100 miliar bungkus. Cina mengonsumsi 44 miliar unit mie
instan setiap tahun, disusul Indonesia
dengan 14,5 miliar bungkus. Jepang dan Vietnam berada di peringkat
ketiga dan keempat dengan kisaran lima
miliar unit. "Hasil ini menunjukkan bahwa mie instan
telah menjadi makanan standar global,"
kata Norio Sakurai dari asosiasi yang
berbasis di Osaka tersebut. "Kami merasa penjualan global akan terus
meningkat, terutama di sejumlah negara
berkembang." Mie instan yang hadir dalam berbagai
variasi rasa dan cara pengolahan, pertama
kali ditemukan pada 1958 oleh warga
Jepang Momofuku Ando, pendiri
perusahaan Nissin Foods. Menurut informasi di situs Asosiasi Mie
Instan Dunia, mie kering itu merupakan
"sebuah revolusi dalam budaya kuliner"
dan pada 1971 ia memperkenalkan mie
instan dalam mangkok yang lebih praktis
lagi! Wah bila dilihat dari persentase penduduk kayaknya komsumsi indonesia sangat tinggi dibanding cina hehe makanan sejuta umat

Post a Comment

Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.

 
poside by budityas |n|e