Masalah Harga Aqua Galon


Beberapa waktu lalu saya berniat membeli Aqua galon di sebuah kota kecamatan. Masih seputar lebaran, dan ternyata, toko - toko tidak punya stok galon isi, alias stok habis. Mereka bilang, harga kulak Aqua galon naik gila - gilaan, mending nggak ngambil dulu. Harga di atas 13 ribu per galon sudah tidak masuk akal.

Sebulan kemudian, ternyata galon - galon yang terpajang masih galon kosong. Pemilik toko masih enggan untuk kulak karena harga di tempat kulakan juga masih sama. Mahal. Mungkin tempat buat kulakan itu juga barangnya ga laku - lagu dan mereka juga membeli dengan harga tinggi, jadi ga mau jual rugi. Rantai distribusi seperti terputus. Grosir ga mau jual rugi, retailer ga mau ambil, konsumen kelimpungan. Banyak konsumen yang akhirnya memasak air sendiri untuk dimasukkan ke dalam aqua galon mereka. Sebulan lebih, dan kerugian Aqua dari kasus seperti ini bukan hanya pada revenue, tapi juga brand image. Untuk merk sebesar Aqua, ini tragedi. Produk bermerk tapi kontrol harganya seperti barang komoditi, kacau dan tetap kacau tanpa ada intervensi brand owner.

Aqua seperti makanan empuk bagi brand lain yang ingin berekspansi. Beberapa teman sempat menukar galon Aquanya dengan merk lain, dengan menambah uang 5 ribu. Pilihan jadi terlampau mudah. Pilih merk lain dengan distribusi dan harga stabil, atau mau terus mengisi galon dengan memasak sendiri? Ya akhirnya pilih tukar galon. Bagaimana Aqua?
Jika anda tertarik dengan artikel – artikel di blog ini, silahkan berlangganan gratis via RSS Feed, atau jika anda lebih suka berlangganan via email, anda bisa mendaftar di Sini.

9 komentar:

marsudiyanto said...
Susah dicari, siapa sesungguhnya yang bermain...
BudiTyas said...
Cara mengatasinya sebenarnya tidak sulit krn timing kacaunya harga setahun hanya sekali. Lebaran. Misalkan ada tenda Aqua yg menjual atas nama principal sbg penstabil harga, yg seperti ini kemungkinan tidak terjadi.

Klo retailer aja lebih memilih menggudangkan galonnya, berarti memang sudah parah...
Zippy said...
Hmmm, pasti ada udang dibalik batu...
Tapi syukur, gak pernah beli galon aqua saya... :D
sibaho way said...
tapi harga 'brand' Aqua memang terlalu mahal untuk dibeli...
Pencerah said...
sama. sampe sekarang nyari Aqua di tempatku juga sulit
aris avsec said...
iya kenapa saya ingin sekali Aqua langsung dikirim dari depot susah sekali, padahal min saya minta 200 gallon air Aqua sepertinya sudah dimonopoli oleh kepentingan sepihak saja,
Admin said...
Ini post tahun 2009, padahal skr 2013 dan masalahnya masih sama. Orang danone tu ngapain aja ya?
Fajar nugroho said...
yang saya alami, karena dari pengirim (tukang kirim) menaikkan harga sendiri (tidak sama dari kantor) jadi kami sebagai grosir gak mau ambil.
Admin said...
Emg bikin pusing mas. Galon aqua saya sbagian besar dah saya jual. Tinggal 30an. Itu juga sebulan ini ga ada kiriman. Untuk kebutuhan saya sendiri, saya isi ulang di outlet pinggir2 jalan. Sama aja, malah lebih murah. Udah males jualan aqua galon. Udah berat, makan tempat, margin tipis, bikin darah tinggi lagi....

Post a Comment

Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.

 
poside by budityas |n|e