Mencoba Gudang Garam Surya Premium

Gudang Garam kembali meluncurkan produk baru. Kali ini, yang dioptimize (ceile..optimize) adalah Gudang Garam Surya yang dilabeli dengan kata "premium". Seberapa premiumkah? Kebetulah hari ini saya nyoba rokok satu itu. Bungkusnya lumayan keren meski nampak seperti rokok "limited edition", dalam arti, masih nampak coba - coba, desainnya belum sekuat Gudang Garam International atau Djarum Super. Dari segi harga, lumayan murah. Harganya sedikit di bawah Djarum Super tapi sedikit di atas Gudang Garam (GG) International. Dari segi rasa, ada aroma manis meski aroma khas GG yang gurih masih kental terasa.

Dari sisi kompetitor, produk apa yang ingin diserang? Kalau melihat harga, kemasan, ataupun rasa, nampaknya hanya Djarum Super lawannya. Rokok Djarum punya kekhasan di rasa manis, dan dibanding produk - produk GG yang lain, Gudang Garam Surya Premium ini rasanya paling manis. Namun, jika yang ingin diserang adalah Djarum Super, mengapa menggunakan brand Surya dengan kemasan layaknya Surya Limited Edition? Agak aneh, karena ini membuat kekuatannya dalam menciptakan trial melalui ATL/Iklan jadi sulit. Orang akan menganggap Surya premium sebagai GG Surya dalam kemasan limited dengan rasa khas Surya yang cenderung pahit. Jika orang sudah pernah mencoba GG Surya, rasanya tipis mau mencoba GG Surya Premium ini jika memang ia tidak merasa cocok dengan GG Surya.

Dengan kelemahan dalam brand "Surya" dengan kemasan yang nampak sebagai "Surya 12 Limited Edition", agar calon konsumen mau mencoba, maka perlu aktivitas BTL yang intensif. ATL jadi kurang efektif. Just my 2 cents. Kalo bicara kualitas, rokok satu ini layak bersaing dengan Djarum Super, hanya saja, apakah benar Djarum yang kena diserang? Salah - salah, justru ia mengkanibal GG International, atau lebih buruk, menjadi jembatan penghubung bagi GG International untuk berpindah ke Djarum Super. Who knows?
Jika anda tertarik dengan artikel – artikel di blog ini, silahkan berlangganan gratis via RSS Feed, atau jika anda lebih suka berlangganan via email, anda bisa mendaftar di Sini.

5 komentar:

marsudiyanto said...
Sekali A Mild tetep A Mild...
Zippy said...
Saya bukan penikmat rokok bro, jadi gak bisa komen banyak :D
Tapi bukannya enak tuh kaln manis rasanya? :D
BudiTyas said...
@Pak Mars
Mahal Pak..., saya insaf sama yg mahal - mahal.. :D (padahal Diplomat juga mahal...)

@Zippy
Jgn pernah coba!!! Ntar kecanduan kayak saya :D.
Rokok tdk dinikmati sekedar karena manisnya. Marlboro sama sekali ga manis tapi pada doyan.
si Rusa Bawean said...
wahh
sayang aku gak ngerokok
hehe
:)
Ronny said...
merokok merusak tubuh banyak orang, kasian kan

Post a Comment

Untuk lebih mudah berkomentar, pilih opsi Name/Url. Anda tinggal isi nama saja, plus alamat situs jika anda punya blog/website. Ayo berbagi opini.

 
poside by budityas |n|e